Search

Computational AI Vintage Car CADCAM Designing Computer software

There are numerous fresh automobile designs which usually point out to us all with the automobiles of well-known in the course of our own the child years. Lots of the middle-agers going are usually getting modern day autos with all the current modern day characteristics, which usually quite definitely appear like a common automobiles back the afternoon.

Deg-degan SNMPTN 2011

Deg-degan SNMPTN 2011

Kerja atau Kuliah

Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com[...]

If you are going [...]

SLIDE-4-TITLE-HERE

Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com[...]

SLIDE-5-TITLE-HERE

Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com[...]

Saturday, June 27, 2009

Contoh Unjuk-kerja teknisi profesi Penjaminan Mutu Produk Pemesinan (Quality Assurance for Machining)

Berikut ini akan diambilkan contoh mengenai pemetaan karir dan  pengetahuan serta pengalaman kerja bidang Penjaminan Mutu Produk Pemesinan. Semua yang saya tuliskan di bawah ini mengacu total pada tulisan Dr. Ir. Taufiq Rochim, pengajar dan kepala KBK Teknik Produksi Pemesinan (Mechanical and Production Engineering) Jurusan Teknik Mesin ITB. Mengapa pemetaan profesi kerja itu penting? dan siapa yang akan berkepentingan dengan hal ini?. tentu diharapkan dari pihak pencari kerja ataupun pihak yang mencari tenaga kerja bisa mengambil keuntungan, di karenakan tinggal mengambil sosok tenaga kerja yang cocok dengan kemauan pengusaha.

Berikut ini langsung akan di tuliskan mengenai hal tersebut diatas :

Jenjang Tehnician, diharapkan sudah terlatih, punya pengalaman dan pengetahuan tambahan mengenai :

  • Penugasan dengan tujuan orientasi umum bidang quality assurance.
  • Penugasan khusus; pengoperasian CMM (Coordinate Measuring machine) dan/atau prosedur kalibrasi alat ukur dan analisis data pengukuran.
  • Pemahaman dasar-dasar metrologi geometrik (klasifikasi alat dan metoda pengukuran, pemahaman arti ketelitian, ketepatan, kecermatan, kepekaan, dsb., mengenal sumber penyebab kesalahan dan cara menghindarinya).
  • Penguasaan atas gambar teknik dan toleransi geometrik (toleransi dimensi, bentuk, posisi, dan kehalusan permukaan)
  • Pemakaian basis data administratif dan logistik dalam kaitannya dengan tugas penjaminan mutu.

Berdasarkan bekal diatas maka di harapkan unjuk kerja (Acuan Kemampuan/Specific-Learning-Operating) yang harus di capai adalah :

  • Pelaksanaan proses pengukuran dan kalibrasi peralatan ukur sederhana.
  • Pelaksanaan pengukuran dengan CMM (untuk pekerjaan sederhana)
  • Mempersiapkan alat dan metoda pengukuran yang dibutuhkan operator mesin perkakas dalam rangka menjaga mutu geometri produk.
  • membantu teknisi dan insinyur pemesinan dan bertukar ide untuk tujuan perbaikan berdasarkan data pengukuran.

jenjang berikutnya adalah :

  • Senior technician
  • Chief Technician
  • Senior Chief Technician
  • Technical Advisor

yang mana dari setiap pokok jenjang diatas juga memiliki kritera pengalaman dan pengetahuan yang sesuai dengan kelas-nya dan harus mencapai unjuk kerja yang seuai dengan kelasnya. untuk detail dari setiap jenjang diatas akan ditulis pada postingan berikutnya.

By Mesin Kluthuk with No comments

Sunday, June 21, 2009

Hampir 1 Juta Sarjana Menganggur....., alternatif jalan keluarnya apa?

Sungguh miris melihat info ini...

Hampir 1 Juta Sarjana Menganggur
By Republika Newsroom
Rabu, 17 Juni 2009 pukul 19:24:00


JAKARTA -- Lebih dari 900 ribu sarjana di Indonesia pada 2009 ini dilaporkan menganggur. Mereka berasal dari 2900 perguruan tinggi yang ada dengan berbagai disiplin ilmu. Ini berarti, saat ini hampir satu sarjana di negeri ini yang menganggur.

Angka pengangguran sarjana itu diungkapkan Rektor Universitas Atmajaya FG Winarno di Jakarta, Rabu (17/6). Jumlah itu, kata Winarno, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 740 ribu sarjana. “Tiap tahun rata-rata 20 persen lulusan perguruan tinggi menjadi pengangguran,” ujarnya.

Menurut Winarno, tingginya angka penangguran di kalangan sarjana tak lepas dari rendahnya ketrampilan di luar kompetensi utama sebagai sarjana. Padahal, lanjut dia, untuk menjadi seorang lulusan yang siap kerja, perlu tambahan-tambahan ketrampilan di luar bidang akademik. “Terutama yang berhubungan dengan entrepreneur,” ujarnya.

Di Indonesia, kata Winarno, jumlah entrepreneur sangat minim. Tahun 2007 baru tercatat 0,18 persen atau 400 ribu dari jumlah total penduduk Indonesia. Itu berarti, masih dibutuhkan sebelas persen atau 1100 kali lipat (4,4 juta orang) untuk mencapai batas ideal. “Sebagai perbandingan, Singapura pada 2001 memiliki 2,1 persen entrepreneur, tahun 2005 meningkat menjadi 7,2 persen,” dia menuturkan.eye/bur

4z6vdfspen

By Mesin Kluthuk with No comments